Bayangkan sebuah sore yang gerimis. Tangan Anda melingkari secangkir porselen hangat, uapnya menari membawa aroma bunga dan rumput basah. Satu tegukan kecil, dan dunia seakan melambat.
Teh, minuman yang telah menemani peradaban manusia selama lebih dari lima ribu tahun, adalah saksi bisu jatuh bangunnya dinasti, pemicu perang dagang, sekaligus laboratorium kimia paling elegan yang pernah diciptakan alam.
