Menyusun soal kimia yang mampu menguji pemahaman proses dapat dianalogikan seperti merancang alur cerita detektif. Guru sudah mengetahui jawaban akhir yang diharapkan, lalu merancang setiap tahap penalaran yang harus dilalui siswa agar dapat sampai ke sana.
Dengan pendekatan semacam ini, soal tidak lagi hanya menuntut kemampuan menghitung atau menghafal rumus, tetapi lebih menekankan pada kemampuan menganalisis, merekonstruksi alur, dan mengaitkan beberapa konsep secara runtut.
